
Program keahlian Pemasaran merupakan salah satu program yang kurang diminatti peserta didik tetapi peluang pekerjaan banyak dihasilkan dari jurusan pemasaran salah satu contohnya peserta didik akan langsung disalurkan ke PT. Sumber Alfaria Trijaya,Tbk . Salah satu visi dari Pemasaran adalah Menyiapkan Tenaga Pelaksana yang profesional dibidang Bisnis Dunia Usaha serta mengembangkan sikap kewirausahaan.
KETUA PROGRAM KEAHLIAN

VISI MISI PROGRAM KEAHLIAN YANG DI JALANKAN :
Visi
Terwujudnya Kompetensi Keahlian Pemasaran yang berkualitas dan religius di bidang bisnis dan manajemen untuk menanggapi persaingan di era global.
Misi :
Membekali siswa dengan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang bermartabat serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Membangun institusi tangguh dan kondusif yang berbasis kerjasama dengan berbagai pihak.
Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan Kompetensi Keahlian Pemasaran berbasis kecakapan hidup sesuai dengan kebutuhan dunia usaha/ dunia industri.
Menghasilkan lulusan tenaga kerja tingkat menengah yang kompeten dan profesional di bidang bisnis dan manajemen, mampu hidup mandiri serta dapat melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi.
Menjadikan sekolah sebagai pusat uji kompetensi dan sertifikasi Kompetensi Keahlian Pemasaran.



TUJUAN PROGRAM KEAHLIAN YANG DI JALANKAN :
*) DISERTAKAN DENGAN PHOTO PHOTO PENDUKUNG /DOKUMENTASI
Pada jurusan ini, siswa akan dikenalkan dengan kewirausahaan, strategi pasar, juga bagaimana membaca kemungkinan adanya peluang dalam suatu dunia bisnis.
Mampu bersaing dengan pasar ketenagakerjaan.
Menjadikan siswa mampu membangun bisnis sendiri.
Memiliki kemampuan tawar-menawar yang baik.
Menjadi handal dalam mengatur administrasi.
Paham akan prinsip berbisnis.
Menguasai berbagai ilmu pemasaran.
Mampu memiliki sikap yang Optimis, Inovatif, dan Kreatif.
Mampu bersikap profesional dalam berbisnis.
Mampu menjadi wiraswasta yang maju dan berkembang.
Menjadi marketer yang dapat diandalkan.




KELAS ALFAMART


Perkembangan bisnis ritel yang pesat menuntut pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang relatif cepat. Menghadapi kondisi ini, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, (SAT) sebagai pengelola ritel Alfamart menjalankan program penyusunan pendidikan ritel bagi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dikenal sebagai Alfamart Class. Sejak diluncurkan pada 2014, Alfamart Class kini telah diaplikasikan pada 25 SMK di 11 kota, yakni di Bandung (5 SMK), Jakarta (5 SMK), Banjarmasin (4 SMK), Makassar (2 SMK), Manado (3 SMK), dan di Medan, Cilegon, Semarang, Madiun, Malang, serta Bali masing-masing satu SMK.
Corporate Communication General Manager Alfamart Nur Rachman mengatakan dalam program Alfamart Class para murid akan diberikan materi pendidikan ritel agar memiliki kompetensi, sehingga siap bekerja. “Mayoritas SMK yang mengaplikasikan Alfamart Class memiliki jurusan pemasaran. Sebelum masuk dalam Alfamart Class, para murid kelas X yang akan naik ke kelas XI, harus mengikuti proses seleksi yang terdiri dari psikotes, dan tes kesehatan diantaranya standarisasi postur tubuh dan tes buta warna,” jelasnya. Alfamart juga memberikan dukungan berupa fasilitas laboratorium ritel sebagai sarana pembelajaran praktek siswa di dalam mengelola toko ritel.
Program Alfamart Class telah mendapat dukungan dari pemerintah, salah satunya Pemprov DKI Jakarta. “DKI ingin perusahaan-perusahaan besar baik otomotif, ritel, farmasi, dan lainnya ikut merancang materi Pendidikan untuk SMK agar nantinya standart kualitas yang dibutuhkan perusahaan tersebut sesuai dengan kompetensi dan siap kerja. Pemprov DKI sangat menerima kerjasama yang dilakukan oleh Sumber Alfaria Trijaya yang sangat berguna bagi mencetak lulusan SMK dengan skill yang berkualtas” ujar Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama pada saat menghadiri peresmian kerja sama Alfamart Class dengan Pemprov DKI yang lalu.
Alfamart Class diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja untuk jenjang pendidikan SMK/SMA sangat besar. “Pertumbuhan toko kami yang cukup pesat tentunya membutuhkan pemenuhan tenaga kerja. Setiap Tahun Alfamart saja membutuhkan 25.000 s/d 30.000 karyawan baru. Kami banyak menerima lulusan dari jenjang pendidikan SMK/SMA terutama untuk Team Operasional. Kami berharap melalui kerja sama yang produktif ini dapat menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan industri ritel,” tandas Nur.
